
DPD Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) Jawa Timur mengadakan kegiatan Studi Tiru ke Banyuwangi dan Bali pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 50 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) se-Jawa Timur dengan tujuan meningkatkan wawasan dan strategi pengelolaan lembaga yang lebih inovatif dan sukses.
Rombongan tiba di LKP Desy Education, Banyuwangi, pada 31 Januari pukul 18.00 WIB, dan disambut langsung oleh Direktur LKP Desy Education, Bapak Handoyo Saputro, beserta jajaran stafnya. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa senang dan bangga atas kunjungan teman-teman LKP se-Jawa Timur. Ia juga siap berbagi tips dan trik dalam membangun serta mengembangkan lembaga agar mencapai kesuksesan seperti LKP Desy Education.
Kegiatan ini tidak hanya berupa paparan materi dan sesi tanya jawab, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk meninjau langsung fasilitas pembelajaran yang dimiliki oleh LKP Desy Education.

Ketua DPD HIPKI Jawa Timur, Bapak Sunarko, S.T., S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa tujuan utama dari studi tiru ini adalah agar LKP di Jawa Timur dapat mencontoh strategi sukses dari LKP Desy Education. Ia berharap setelah kegiatan ini, para direktur LKP se-Jawa Timur semakin termotivasi dalam mengembangkan lembaganya dengan mengambil inspirasi dari praktik terbaik yang diterapkan di LKP Desy Education.
Turut hadir dalam acara ini, Kabid Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Banyuwangi, Ibu Lina Kamalia. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mempelajari proses perjuangan dan perjalanan sukses yang telah dilalui LKP Desy Education. Ia berharap lembaga ini dapat menjadi inspirasi tidak hanya bagi LKP di Jawa Timur, tetapi juga bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Banyuwangi dan sekitarnya.

Sebagai tanda apresiasi, DPD HIPKI Jatim memberikan cinderamata kepada Direktur LKP Desy Education dan Dinas Pendidikan Banyuwangi.
Setelah agenda di Banyuwangi, rombongan DPD HIPKI Jatim melanjutkan studi tiru ke Bali untuk memperdalam wawasan dalam pengelolaan lembaga kursus dan pelatihan di daerah tersebut.













Leave a Reply